Dalam dunia komunikasi korporat, hubungan masyarakat (humas), dan pemasaran, dua istilah yang sering digunakan adalah press release dan media release. Keduanya tampak serupa—berfungsi menyampaikan informasi resmi dari organisasi kepada publik melalui media. Namun, apakah sebenarnya terdapat perbedaan antara press release dan media release?
Artikel ini akan membahas secara lengkap definisi, tujuan, perbedaan utama, struktur, serta penggunaannya dalam konteks komunikasi perusahaan. Dengan memahami perbedaan antara press release dan media release, organisasi akan lebih mampu menyusun strategi komunikasi yang tepat sasaran dan profesional.

Pengertian Press Release
Press release adalah pernyataan resmi tertulis yang disiapkan oleh perusahaan atau organisasi dan ditujukan secara spesifik kepada media cetak atau wartawan, terutama surat kabar, majalah, atau portal berita online. Tujuannya adalah agar informasi tersebut dimuat dalam bentuk berita oleh media.
Press release menggunakan gaya penulisan jurnalistik yang mengikuti struktur piramida terbalik: informasi paling penting di awal, diikuti detail pendukung, lalu latar belakang. Formatnya sangat formal, dan kontennya fokus pada isu yang memiliki news value tinggi seperti peluncuran produk, perubahan direksi, kerjasama strategis, atau klarifikasi krisis.
Pengertian Media Release
Media release adalah pernyataan resmi yang lebih umum, ditujukan kepada seluruh jenis media, termasuk media sosial, blog, situs perusahaan, komunitas internal, dan publik secara luas. Media release tidak selalu mengikuti gaya jurnalistik yang kaku dan bisa lebih fleksibel dari sisi struktur dan gaya bahasa.
Media release sering digunakan dalam konteks komunikasi pemasaran, CSR, pelibatan komunitas, atau update perusahaan yang ingin dibagikan ke audiens yang lebih beragam. Tujuannya bisa untuk membangun brand image, edukasi, atau menciptakan awareness, bukan semata-mata menjadi berita.
Perbedaan Utama Press Release vs Media Release
| Aspek | Press Release | Media Release |
| Tujuan Utama | Untuk diberitakan di media massa | Untuk dibagikan ke berbagai kanal publik |
| Audiens Utama | Wartawan, redaksi media | Publik umum, pelanggan, komunitas, media sosial |
| Gaya Penulisan | Sangat formal dan jurnalistik | Lebih fleksibel dan komunikatif |
| Struktur | Piramida terbalik, 5W+1H, kutipan, boilerplate | Bisa disesuaikan, bahkan dalam bentuk visual |
| Distribusi | Email ke redaksi, layanan wire, media relation | Website, blog, sosial media, email marketing |
| Isi Konten | Informasi bernilai berita (hard news) | Bisa mencakup konten edukasi, cerita brand, CSR |
| Panjang Konten | Umumnya 400–600 kata | Bisa lebih panjang atau pendek, tergantung kanal |
| Visualisasi | Jarang disertai gambar | Sering menggunakan foto, infografis, atau video |
Contoh Penggunaan Press Release
1). Perubahan Struktur Organisasi
“PT XYZ Umumkan Pengangkatan CEO Baru Mulai Januari 2025”
Ditujukan ke media bisnis untuk diliput dalam kolom berita korporat.
2). Rilis Laporan Keuangan
“Laba Bersih PT ABC Tumbuh 35% pada Kuartal II 2025”
Target pembaca: investor, analis, dan wartawan ekonomi.
3). Tanggapan terhadap Isu Publik
“Pernyataan Resmi PT MNO terkait Insiden di Pabrik Surabaya”
Press release sebagai klarifikasi resmi kepada media nasional.
Contoh Penggunaan Media Release
Kampanye CSR
“GreenCare Foundation Bersama Komunitas Tanam 10.000 Pohon di Bogor”
→ Dibagikan di blog, media sosial, dan dikirim ke komunitas lokal.
Peluncuran Konten Edukasi
“Aplikasi Belajar Online EduTekno Tambahkan Fitur Video Interaktif”
→ Diunggah ke situs web perusahaan dan kanal YouTube.
Update Proyek
“Progress Proyek Jalan Tol Sumatera Capai 80%, Ditargetkan Selesai Awal 2026”
→ Cocok untuk media sosial dan pelanggan pengguna jalan.
Kapan Harus Menggunakan Press Release?
Gunakan press release ketika:
- Anda ingin liputan dari media arus utama
- Informasi bersifat resmi, strategis, dan berdampak luas
- Terkait aspek hukum, regulasi, atau reputasi
- Anda menargetkan investor, pemerintah, atau industri spesifik
Kapan Harus Menggunakan Media Release?
Gunakan media release ketika:
- Anda ingin menjangkau konsumen atau komunitas langsung
- Ingin mempublikasikan konten yang mengedukasi atau menginspirasi
- Meluncurkan kampanye digital atau inisiatif CSR
- Konten bisa disesuaikan ke berbagai format (artikel, video, infografis)
Kombinasi Keduanya: Strategi Komunikasi Modern
Banyak perusahaan kini menggunakan pendekatan kombinasi—yaitu merilis press release dan media release secara bersamaan, tetapi didistribusikan melalui kanal yang berbeda.
Contoh:
- Press release dikirim ke media nasional dan bisnis
- Versi media release diunggah ke blog perusahaan dengan gaya naratif
- Konten video diposting ke Instagram dan YouTube
- Infografis dibagikan di LinkedIn dan email marketing
Strategi ini dikenal dengan omnichannel communication, yang memungkinkan satu pesan menjangkau audiens yang berbeda dengan cara yang sesuai platform.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
1). Menggunakan satu format untuk semua kanal
Gaya penulisan press release tidak cocok untuk media sosial atau blog.
2). Terlalu promosi
Media enggan meliput press release yang terlalu iklan. Fokuslah pada nilai beritanya.
3). Tidak memasukkan kutipan
Baik press maupun media release akan lebih kuat jika dilengkapi pernyataan tokoh kunci.
4). Mengabaikan visual
Dalam media release digital, visual sangat penting untuk menarik perhatian.
5). Lupa kontak
Pastikan mencantumkan kontak PR/humas agar media dapat menghubungi untuk klarifikasi.
Tips Menyusun Press & Media Release yang Efektif
- Tentukan tujuan terlebih dahulu – Ingin dimuat media atau menjangkau konsumen?
- Gunakan judul kuat dan padat informasi
- Jelaskan 5W + 1H dalam lead
- Tambahkan kutipan narasumber
- Gunakan angka dan data konkret
- Optimalkan untuk SEO jika diunggah online
- Periksa kembali tata bahasa, ejaan, dan nama
- Sediakan versi PDF dan Word (.docx) untuk distribus
Evolusi Peran dalam Era Digital
Dalam era digital dan media sosial, peran press release dan media release mengalami pergeseran fungsi. Dulu, press release adalah satu-satunya jembatan antara perusahaan dan media. Namun kini, dengan munculnya kanal komunikasi digital, perusahaan dapat menyampaikan pesannya langsung kepada publik tanpa melalui media tradisional. Di sinilah media release mengambil peran sentral.
Platform seperti LinkedIn, Instagram, dan YouTube memberi ruang bagi perusahaan untuk menyampaikan informasi dalam berbagai bentuk—artikel naratif, video pendek, infografis, bahkan live streaming. Media release yang efektif tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga menyentuh sisi emosional, menceritakan perjalanan brand, dan mendorong audiens untuk terlibat.
Sementara itu, press release tetap relevan sebagai dokumen resmi yang dibutuhkan untuk membangun kredibilitas perusahaan di mata media, regulator, dan investor. Bahkan dalam beberapa sektor seperti keuangan, energi, atau teknologi, press release dianggap sebagai dokumentasi formal yang harus dirilis untuk kebutuhan hukum dan pelaporan publik. Dengan memahami dinamika ini, tim komunikasi dan humas perlu mampu menyusun kedua jenis rilis secara seimbang—menyesuaikan pesan, format, dan saluran distribusi—untuk mencapai jangkauan maksimal dan dampak optimal.
Meskipun press release dan media release sering dianggap sama, keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam konteks, tujuan, gaya, dan audiens. Press release ditujukan untuk media berita dengan gaya formal dan tujuan liputan, sedangkan media release lebih fleksibel dan dapat digunakan di berbagai kanal untuk menjangkau publik langsung.
Dengan memahami perbedaan tersebut, perusahaan atau organisasi dapat menyusun strategi komunikasi yang lebih terarah dan efektif. Gunakan press release untuk membangun kredibilitas melalui media, dan manfaatkan media release untuk membangun koneksi langsung dengan komunitas dan konsumen. Keduanya saling melengkapi dalam membentuk citra dan pesan perusahaan di era digital.
Butuh bantuan menyampaikan informasi resmi perusahaan Anda secara profesional? Jago Marketing siap membantu menyusun dan mendistribusikan media release dan press release yang kredibel, efektif, dan sesuai standar jurnalistik. Tim kami berpengalaman dalam membangun reputasi brand melalui komunikasi publik yang strategis, menjangkau media nasional hingga audiens target secara tepat. Hubungi kami sekarang dan pastikan pesan penting Anda tersampaikan dengan cara yang paling berdampak. Hubungi WA kami +62 813-9088-8231 untuk konsultasi lebih lanjut.
Baca Juga: Jasa Buzzer Instagram: Meningkatkan Engagement dan Brand